24 Nov 2025
Admin
General
22 views

Berfikir Kritis

Back to Blog

Belajar Berpikir Kritis: Biar Hidup Nggak Asal Ikut Arus

(Rangkuman LKMM Teknik Industri, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Tahun 2025)

Pernah nggak sih kamu merasa bingung harus ambil keputusan, atau ragu apakah informasi yang kamu terima itu benar? Nah, di situlah berpikir kritis jadi jurus andalan.

Berpikir kritis itu bukan sekadar mikir keras, tapi mikir dengan jernih, logis, dan nggak gampang terpengaruh. Intinya, kita diajak buat nggak asal percaya, tapi juga berani nanya: “Kenapa?” dan “Apa buktinya?”

Kenapa Harus Belajar Berpikir Kritis?

Ada banyak alasan kenapa skill ini penting banget buat hidup sehari-hari:

Berpikir Kritis Itu Bukan Nyinyir

Nah, ini penting. Banyak orang salah kaprah, dikira berpikir kritis itu sama dengan suka mengkritik atau nge-debat orang lain. Padahal beda banget.

Berpikir kritis itu netral, objektif, dan nggak bias. Kita bisa tetap sopan, tapi tetap tajam dalam menilai informasi. Jadi bukan buat menjatuhkan orang, tapi buat cari kebenaran.

Skill Penting dalam Berpikir Kritis

Supaya lebih gampang dipahami, coba lihat beberapa skill utama yang bikin kita jadi pemikir kritis:

1. Menganalisis (Analyzing)

Memecah informasi menjadi bagian kecil untuk memahami struktur dan hubungan antar elemen.

2. Memecahkan Masalah (Problem Solving)

Mengidentifikasi masalah, mencari solusi alternatif, dan memilih pendekatan terbaik.

3. Mengevaluasi (Evaluating)

Menilai kualitas informasi, argumen, atau solusi berdasarkan bukti dan logika.

4. Bernalar (Reasoning)

Menggunakan logika untuk menarik kesimpulan dari informasi yang tersedia.

5. Mengambil Keputusan (Decision Making)

Memilih tindakan terbaik dari berbagai pilihan berdasarkan analisis dan evaluasi.

Cara Melatih Berpikir Kritis

Nggak perlu ribet, cara paling gampang adalah biasakan diri buat selalu nanya: 👉 “Kenapa?” 👉 “Apa buktinya?”

Dengan begitu, kita jadi terbiasa ngecek informasi sebelum percaya atau ambil keputusan.

Penutup

Berpikir kritis itu bukan cuma buat akademisi atau peneliti. Kita semua butuh, entah buat kerja, kuliah, atau sekadar menghadapi drama kehidupan sehari-hari.

Jadi mulai sekarang, jangan asal ikut arus. Latih diri buat mikir kritis, karena di balik setiap pertanyaan sederhana, ada peluang buat tumbuh jadi versi terbaik dari diri kita.